Senin, 27 Mei 2013



MITOS AIR  KELAPA DAPAT MEMBUAT KULIT BAYI MENJADI PUTIH
Pernahkan kalian mendengar mengenai mitos bahwa meminum air kelapa saat hamil dapat membuat kulit bayi nantinya akan putih???? Ya mitos ini sudah beredar luas di masyarakat. Di beberapa kelompok masyarakat memang dijumpai tradisi yang menyarankan ibu hamil untuk sering minum air kelapa muda. Menurut kepercayaan mereka, air kelapa mampu membersihkan janin selagi dalam rahim sehingga kelak saat lahir kulitnya putih bersih. Benarkah ini?
Air kelapa sangat baik untuk wanita hamil karena mengandung elektrolit dan kalium. Tapi itu tidak berarti minum air kelapa dapat membuat bayi lahir dengan kulit bersih. Air kelapa dapat membuat bayi bersih itu hanya mitos.  Beberapa dokter spesialis mengatakan, sampai saat ini belum ada referensi yang menulis secara ilmiah bahwa air kelapa berpengaruh pada pigmentasi (warna kulit) pada bayi. Secara medis, warna kulit bayi sama sekali tidak ditentukan oleh banyak atau seringnya minum air kelapa meski banyak ibu merasa sudah membuktikannya. Yang jelas, kulit bayi baru lahir berwarna kemerahan karena masih tipis dan dekat dengan pembuluh-pembuluh darah di bawahnya. Selanjutnya, kelenturan kulit bayi akan terus meningkat seiring kulitnya yang semakin menebal dan warna kemerahannya tak lagi terlihat. Pada tahapan berikutnya, kulit janin akan berubah warna sesuai faktor genetik yang diturunkan orang tuanya. Jadi menurut kami hal tersebut hanya merupakan mitos, dan tidak ada hubungannamun banyak orang yang tersugesti dan mungkin saja secara kebetulan bisa terjadi.
Secara ilmiah pigmentasi kulit janin dan secara umum postur serta gambaran fisik janin intra uterin akan terbentuk sesuai kode atau pesan yang di bawah dari faktor ibu dan ayahnya (secara genetik) dan selanjutnya setelah bayi lahir lingkungan turut berperan membentuk pigmentasi kulit anak. Penurunan pigmentasi kulit ini pada manusia merupakan salah satu contoh dari Poligen yaitu pewarisan sifat yang dikendalikan oleh lebih dari satu gen pada lokus yang berbeda dalam kromosom yang sama atau berlainan. Pigmentasi kulit ditentukan oleh 2 pasang gen ( A dan B) yang dominan terhadap masing-masing alelnya a dan b. Akan tetapi menurut penelitian oleh Curt Stern menyatakan bahwa dua pasang gen terlalu sedikit untuk menentukan perbedaan warna kulit pada manusia, mereka berpendapat bahwa empat pasang gen lebih sesuai.
 Jadi menurut kami hal tersebut hanya merupakan mitos, dan tidak ada hubungan sama sekali, namun banyak orang yang tersugesti dan mungkin saja secara kebetulan bisa terjadi. Namun terlepas dari mitos yang salah, tentunya bagus dikonsumsi oleh ibu hamil, karena air kelapa banyak mengandung potasium, elektrolit dan vitamin.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar